Click and Get The Money

DonkeyMails.com: No 

Minimum Payout

August 4, 2006

Types of Coffee

There are said to be more than 6,000 species of coffee plant, with at least 25 major types. The two most commercially important types are arabica (Coffea arabica) and robusta (Coffea canephora).
Arabica
Arabica coffee accounts for over 60% of world production. The typical arabica plant is a large bush. Grown at 600-2000m above sea level, it is very susceptible to frost and prone to pests and diseases such as rust.
Because the arabica plant is delicate it is harder to grow and its beans are more expensive. It can be drunk as a pure arabica or used as the base for coffee blends with robusta. Arabica has a delicate taste and is used to add acidity and body to the finished brew.

Cafédirect producer John Kanjagaile with two types of Robusta coffee beans
Arabica beans give each coffee its distinctive taste, which varies according to the region where they are grown. Arabica coffee is produced in Latin America, Central and East Africa, and in Asia (India and Indonesia) and parts of Oceania. The arabica coffee in Cafédirect products comes from our partners in Costa Rica, the Dominican Republic, Haiti, Mexico, Nicaragua, Peru, Uganda, and Tanzania.

All Cafédirect coffees contain arabica beans. The following Cafédirect coffees are made with 100% arabica: Cafédirect Medium Roast, Fresh Ground Cafédirect Kilimanjaro, Fresh Ground Cafédirect Organic Machu Picchu, Fresh Ground Cafédirect Decaffeinated Organic Freeze Dried Instant Cafédirect Decaffeinated, Fresh Ground The Kilimanjaro and Machu Picchu Fresh Ground coffees are examples of single origin arabicas - coffee produced with arabica beans from a single region.

Robusta
Robusta coffee accounts for close to 40% of world production. The typical robusta plant is a bush or small tree, which as the name implies, is more resistant to disease than arabica plants. It is grown between sea level and 800m above.

As the robusta plant is hardier than the arabica plant, it is easier and therefore cheaper to grow. But this does not mean that a blend of coffee containing robusta beans is lower quality than pure arabica - coffee blends are designed to bring out the best balance of different flavours. Robusta has a strong flavour and is used to give body and a 'kick' to a coffee blend.

Robusta was first discovered growing naturally in the area now known as the Democratic Republic of Congo. Robusta coffee is produced in West and Central Africa, South East Asia and in parts of South America. The robusta coffee in Cafédirect products is supplied by our partners in Tanzania and Cameroon.

The following Cafédirect coffees contain robusta blended with arabica:
Cafédirect Rich Roast, Fresh Ground
Cafédirect Organic Medium Roast
Cafédirect 5065 Premium Instant Coffee
Cafédirect Espresso, Fresh Ground
Roasting coffee

The way coffee is roasted makes a huge difference to the final taste. The strength of roast and the time of roasting as well as the blend are all decided on by the blender, this is an extremely specialist job. The two types of coffee beans are suited to different types of roast. The darker the roast the more arabica will lose some of its delicate flavour and characteristics. Robusta flavour will come out stronger with a darker roast. A medium roast will allow the taste of both Robusta and arabica to come through.

Contact : Cafédirect plc, City Cloisters, Suite B2, 196 Old Street, London, EC1V
9FR; t: +44 (0)207 490 9520 email: info@cafedirect.co.uk

More Info :
Pekanbaru, Never Ending Business City

February 20, 2006

Holding Company-nya Aa' Gym

Manajemen Qolbu Corporation

MQ Corporation merupakan sebuah holding company yang menangani sejumlah anak perusahaan dan divisi usaha. Semenjak awal tahun 2003, MQ Corporation memusatkan kegiatannya di Graha MQ, Jl. Gegerkalong Girang Baru No 5 Bandung.

Selain MQ Corporation, gedung-gedung berikut taman seluas kurang lebih
1.000 meter persegi itu juga merupakan pusat aktivitas dari
beberapa anak perusahannya yang bergerak bidang media, seperti :

MQTV,
MQ Publishing,
MQIT (induk www.manajemenqolbu.com),
Advertising MQ,
MQ Production, dan
MQ Media (Tabloid).

Visi MQ Corp. :

Menjadi perusahaan profesional pemberdayaan ekonomi masyarakat berlandaskan kebeningan hati, yang terus-menerus bersinergi dan memperbaiki diri untuk membangun masyarakat yang bermartabat, bersatu, dan sejahtera.

Misi MQ Corp. :

Memberdayakan ekonomi masyarakat untuk memberikan nilai tambah yang optimalMembangun budaya profesionalisme yang terus menerus memperbaiki diri dan berinovasiMembangun dan memelihara citra positif perusahaan dengan karya fenomenalMemasyarakatkan Manajemen Qolbu.

Produk/Jasa

Holding Company dengan beberapa anak perusahaan dan divisi yang bergerak dalam bidang jasa, media, dan manufaktur.

Profil MQ Corp.

Diawali dengan semangat para mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa Islam Wirausaha (KMIW) yang dipimpin oleh Aa Gym dengan konsep dakwahnya Manajemen Qolbu, maka pada tahun 2000 berdirilah PT Mutiara Qolbun Salim yang bergerak dalam bidang production house, penerbitan, dan distributor.
Dengan visi sebagai Muslim yang dzikir, ahli fikir, dan ahli ikhtiar, semangat kewirausahaan Aa Gym terus bergelora seiring dengan perkembangan dan arah dakwahnya. Setelah PT Mutiara Qolbun Salim, perkembangan signifikan berikutnya ditandai dengan pendirian usaha di bidang radio siaran dan media cetak, yakni PT Radio Madinatussalam atau yang lebih dikenal dengan nama udara MQFM 102,65 dan PT Manajemen Qolbu Media yang bergerak dalam bidang media cetak dengan produk hits-nya Tabloid MQ KomiQolbu "Jang Emqi."
Tahun 2002 adalah tahun semakin semangatnya Aa Gym dalam mengembangkan usaha sekaligus berupa untuk turut membangkitkan perekonomian umat. Sehingga disamping PT mutiara Qolbun Salim, MQ Media, dan MQFM, kemudian berdiri pula beberapa perusahaan lain diantaranya, MQ Travel, MQ dot Com (sekarang MQIT), MQ Fashion, MQ Comunication (kemudian dipecah menjadi AdMQ dan Even MQ), MQ Consumer Goods, MQ Publications (saat ini berubah menjadi MQ Publising), MQTV, MQ Sound Syistem, dan MQ Quality. Seluruh perusahaan itu kemudian bergabung dalam sebuah holding company dengan bendera PT manajemen Qolbu atau MQ Corporation.

Daftar Perusahaan Aa Gym saat ini :
PT Mutiara Qolbun Salim (Distributor Kaset, VCD, Buku, dll)
PT Madinatussalam Bandung (Radio MQFM)
PT Manajemen mQolbu Media (Tabloid MQ, Komiqolbu)
PT MQ Consumer Goods (air minum MQ Jernih, dan produk lainnya)
PT MQ Quality Improvement Service (MQ Quality)
PT MQ Multimedia (MQ - MM)
PT Sakarya Buana manajemen Qolbu /Event MQ (Event Organizer)
PT Manajemen Qolbu Tours dan Travel (MQ Travel)PT Multi Qreasi Networkindo (Multi Level Marketing)Manajemen Qolbu Televisi (MQTV)Manajemen Qolbu Publishing (Penerbit Buku)Manajemen Qolbu Informasi Tecnology (Layanan IT dan Media online [manajemenqolbu.com])Manajemen Qolbu Production (Produksi Kaset, studio rekaman)Manajemen Qolbu kreasi Pariwara / AdMQ (biro iklan)Manajemen Qolbu Fashion (MQ Fashion)Manajemen Qolbu Sound System (MQ Sound Syistem)Manajemen Qolbu Elektronik (MQ Elektronik)Manajemen Qolbu Cafe (MQ Cafe)
Apalagi kira-kira yang akan masuk lima tahun ke depan ya?

January 30, 2006

Catatan Harian Hebat

Mengatur catatan harian, berat juga...

Terutama karena tugas-tugas begitu banyak. Semuanya minta selesai As Soon As Possible. Sehingga tak ada waktu buat menuliskan catatan harianapalagi buat bikin tulisan dan memuat 'news' baru
Sebenarnya berat banget buat ninggalin kebiasaan nge-blogKayaknya ya disinilah, aku dapet kebebasan nuliskebebasan yang nikmatkebebasan yang sehatdan kebebasan yang mengundang sahabat
Ternyata tradisi sebuah catatan harian udah lama bangetDari browsing iseng (emang ada browsing yang nggak iseng)aku dapet tulisan bagus berikut ini :
Dhani Sabtu, 4 Juni 2005 @ 17:13
Tidak ada yang tahu pasti sejak kapan orang mulai menulis catatan harian.Kebiasaan ini diperkirakan mulai berkembang pada sekitar akhir masa Renaissance
(1350-1650), --->gila juga ya orang dulu, tapi lebih gila lagi orang sekarang ya...

Saat banyak hal pribadi mulai dianggap penting.Selain berisi catatan pribadi penulis,
tak jarang sebuah catatan harianjuga memuat sebagian sejarah sosial maupun politik di lingkungannya.Ini membuat beberapa catatan harian jadi mempunyai nilai tambah tersendiri.
Ambil contoh catatan harian yang ditulis oleh Samuel Pepys (1633-1703).
Dalam rentang waktu antara 1 Januari 1660 hingga 31 Mei 1669, ia menulis serangkaian catatan harian yang kelak menjadi salah satu catatan harian yang paling terkenal dan menarik yang pernah diterbitkan.

Sebagai pemasok kebutuhan Angkatan Laut Inggris pada masa itu, Pepys turut berlayar dalam kapal yang membawa Charles II kembali ke Inggrispada 1660, dan hadir pada upacara penobatan Duke of York(Kelak dikenal sebagai James II), maka ia mengetahui semua gosip di istana,termasuk kasak-kusuk di Angkatan Laut. Dia lolos dari wabah penyakit mematikan pada 1665 dan kebakaran besar yang melanda kota London di tahun berikutnya.


Mo tau diarynya si Pepys ? Disini linknya :
Pada umurnya yang ke-57 Pepys mengasingkan diridan meninggal pada tanggal 26 Mei 1703.
Catatan harian Samuel Pepys kini dibuat dalam bentuk blog di situs

http://www.pepysdiary.com/

Para blogger, harus bersiap untuk diabadikan (kalo tulisannya bagus en menarik ya...)

December 8, 2005

Betapa berharganya hidup ini

Kita sering tak menyadari betapa berharganya hidup ini sampai kita menyaksikan bagaimana orang lain berjuang untuk menyelamatkan hidupnya.

Kehidupan sangat berharga dan tak akan bisa dinilai dengan apapun. Namun perjuangan Samiri, seorang wanita muda berusia 24 tahun yang mengalami Leukemia patut mendapatkan penghargaan bagi kita semua. Ketabahannya telah membuka hati saya tentang 'betapa beruntungnya' kita selama ini.

Ingin tahu siapa Samiri, yang punya panggilan akrab Sammi ? Silahkan kunjungi websitenya yang dibuat oleh seseorang sebagai penghargaan atas keberanian dan ketabahannya menghadapi penyakitnya yang sangat berat. Ia berjuang untuk tetap hidup dengan segala optimismenya.

Website Samiri : http://samiri.blogspot.com

Mari kita bercermin padanya tentang semangat hidup, ketabahan dan kepercayaannya terhadap kasih sayang sang Pencipta terhadap kita semua.

***

August 1, 2005

Telur Cola Sedap

Ketika masih kecil, saya suka sekali makan telur. Saya belum mau makan kalau tak ada telur. Saya paling suka kuningnya. Cara saya makan telur adalah, makan bagian putihnya dulu bersama nasi dan sayuran yang ada dan membiyarkan bagian kuningnya tak termakan sampai nasih habis. Nah, ketika nasi habis adalah saat yang paling saya nanti-nanti kan. Saya akan menikmati kuning telur itu dengan kenikmatan yang amat sangat. Kuning telur itu akan masuk kemulut saya dengan mulusnya.

Kesukaan saya makan telur ini menurun pada Danial, anak saya. Dia bisa memakan telur rebus dengan indahnya dan sampai minta tambah lagi dan lagi. Danial memang anak yang baik. Dia tak menyusahkan ibunya. Jadi makan apapun, asal ada telurnya akan tetap dimakan dengan lahapnya.

Salah satu makanan favorit danial adalah telur cola, hasil modifikasi resep ayam Cola yang di posting oleh 'Mak Geboy' di forum Blogger Family, Ruang Info dapur tgl 12 Mei 2004. Saya tak suka masak-masak yang susah. Nah telur cola, ini sangat praktis dan mudah cara masaknya.

Bahan-bahannya adalah

6 butir telur rebus
3 siung bawang merah
1 Siung bawang putih
segenggam kacang polong frozen
1 kaleng coke
saus tomat secukupnya
garam dan gula secukupnya.

cara memasaknya:

Rebus telur hingga matang, kupas kulitnya dan belah menjadi dua.Goreng bawang merah dan bawang putih dengan sesendok minyak sayur. Setelah harum, masukkan saus tomat, aduk-aduk. kemudian masukkan sekaleng coke, aduk-aduk sebentar. kasih garam dan gula. Cicip-cicip dikit. Tambahkan garam atau gula sesuai selera dan kebutuhan. tambahkan kacang polong. aduk-aduk sampe kacang polong agak lunak. setelah itu angkat. dan tuangkan kuah diatas telur yang sudah ditata.Setelah itu siap di hidangkan.

Ditemukan, Kamis 20 April 2005
Milik : Aly D Musyrifa, Labibah Zain dan kedua putranya
Akyasa Adiba (September 17, 1996)
Danial A Allaudza'i (July 12, 2000)

Green Coffe Search by Google

 

Global Coffe Center